Tebuireng.online- Pesantren Tebuireng menerima kunjungan kerja dari jajaran perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang dipimpin oleh Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E. pada Jumat (25/9/2026). Kedatangan rombongan militer tersebut diterima langsung oleh perwakilan dzurriyah Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, KH. Muhammad Riza Yusuf (Gus Riza), di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
Kunjungan resmi ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Salah satu agenda utamanya adalah melakukan ziarah dan penghormatan ke makam Presiden Ke-4 Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta para Pahlawan Nasional di kompleks makam keluarga Tebuireng.
Sebelum memimpin prosesi ziarah, Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah melakukan dialog ramah tamah bersama Gus Riza. Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus mendorong para santri lulusan jenjang SLTA Pesantren Tebuireng untuk tidak ragu mendaftarkan diri dan mengabdi melalui jalur penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut, khususnya Korps Marinir.
Ia menilai keberadaan santri di tengah barisan prajurit militer sangat krusial untuk membawa pengaruh positif dan memperkuat pemahaman nilai-nilai keagamaan.
“Kami berharap ada santri Pesantren Tebuireng yang berkarir di jenjang pendidikan Marinir Angkatan Laut Indonesia. Hal tersebut bertujuan agar di tengah para prajurit yang mayoritas tidak memiliki latar belakang keilmuan agama formal, dapat diwarnai dan dibimbing oleh santri-santri Tebuireng,” ujar Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah pada Jumat.

Selain melakukan pertemuan silaturahmi di Ndalem Kasepuhan dan memanjatkan doa di maqbarah Gus Dur, rombongan prajurit TNI AL juga menggelar upacara apel penghormatan khusus.
Apel tersebut ditujukan untuk mengenang jasa dan meneladani nilai-nilai kebangsaan dari tiga tokoh Pahlawan Nasional yang lahir dari rahim Pesantren Tebuireng, yakni Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, KH. A. Wahid Hasyim, dan KH. Abdurrahman Wahid.
Melalui kegiatan ini, jajaran TNI Angkatan Laut mempertegas komitmen untuk terus merawat sinergi antara ulama, santri, dan prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pewarta: Dimas
Editor: Sutan
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.